AS Tertarik Ajaran Toleransi Sunan Kudus

Para pelaku studi kebudayaan dan perbandingan agama-agama di Amerika Serikat tertarik mengetahui lebih lanjut ajaran toleransi antarumat beragama Sunan Kudus. Mereka menilai ajaran itu mampu menjadi bahan refleksi negara-negara lain yang bertikai atas nama agama.

Pengajar kebudayaan dan perbandingan agama-agama Universitas Arizona, Amerika Serikat, Prof Mark Woodward, menyatakan hal itu di Kudus, Jawa Tengah. Pernyataan itu mengemuka dalam dialog “Al-Quds, Jerusalem van Java” di Gedung Yayasan Menara Kudus, Sabtu (2/4/2011) malam. Baca selanjutnya…

Rebana dari Gresik hingga Mancanegara

Februari 17, 2011 Tinggalkan komentar

Suara alat musik rebana crek-crek brang-brang terasa akrab di telinga saat kita menikmati alunan musik kasidah atau samroh, gambus, seni hadrah atau albanjari.

Rebana yang disebut juga terbang sering di gunakan untuk mengiringi shalawat, barzanji atau juga diba’an. Alat musik jenis perkusi yang untuk membunyikannya harus dipukul dengan tangan itu dibuat di Desa Bungah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Baca selanjutnya…

Ahmadiyah, Sejak Datang Sudah Ditentang

Februari 17, 2011 Tinggalkan komentar

Semenjak kehadirannya di Tapaktuan, Aceh pada tahun 1925, Ahmadiyah di Indonesia mengalami pasang surut. Sejarah mencatat, saat Ahmadiyah tiba di daerah Padang (1926), kelompok ini telah mendapat “perlawanan” dari penganut Islam setempat.

Metode dakwahnya yang dikenal lebih rasional dan liberal, membuat kalangan muda tertarik dengan “tawaran” Ahmadiyah. Di sisi lain, kehadiran mubaligh Ahmadiyah, menjadi serupa “ancaman” atas ajaran Islam yang dibawakan oleh para ulama. Bahkan mereka tak segan-segan mengajak berdebat mengenai Islam dengan kalangan ulama Islam yang telah mapan di tempat mereka bermukim. Baca selanjutnya…

Ahmadiyah, Islam atau Bukan?

Februari 17, 2011 Tinggalkan komentar

Saat saya bertanya kepada intelektual muda Nahdatul Ulama, Zuhaeri Misrawi, “Ahmadiyah itu Islam atau bukan?” Maka, Misrawi yang lebih populer dengan panggilan Gus Mis ini hanya mengungkap bahwa Ahmadiyah adalah salah satu sekte dalam Islam yang muncul di Qadian dengan tokohnya Mirza Ghulam Ahmad.

Dalam konstelasi Islam, Ahmadiyah memang unik. Di beberapa negara, seperti di Arab dan Pakistan, pengikut Ahmadiyah dimusuhi secara terang-terangan. Bahkan, di Pakistan, Ahmadiyah harus “keluar” dari Islam dan membentuk agama baru yang bernama Ahmadi. Dengan demikian, jika kalangan Ahmadiyah di Pakistan hendak menunaikan ibadah haji, mereka harus keluar dulu dari negara tersebut lantaran pemerintah setempat hanya memberi izin naik haji kepada yang beragama Islam sesuai yang tercantum di paspor. Baca selanjutnya…

Mirza Ghulam Ahmad “Sang Mesias”

Februari 17, 2011 Tinggalkan komentar

Hari ini, 13 Februari, adalah hari kelahiran pendiri Jemaat Ahmadiyah, Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad. Macam apa kiranya sosok yang memiliki pengikut di banyak negara, termasuk Indonesia, dan telah memicu kontroversi sebagian umat Islam di negeri kita itu?

Menurut intelektual muda Nahdatul Ulama (NU), Zuhaeri Misrawi, perkembangan Islam di India yang dimotori oleh Gulam Ahmad, adalah sebuah konsekuensi dari agama Islam yang bersifat universal, sehingga dapat diterima di belahan bumi manapun dan dengan interpretasi yang khas sesuai dengan masyarakatnya.

Apabila di India muncul Ahmadiyah, maka di Iran muncul golongan Syiah, dan di Irak ada golongan Suni. Baca selanjutnya…

Kisah Hebat Gadis Pemulung Dibukukan

Februari 17, 2011 Tinggalkan komentar

KARANGASEM, BALI, KOMPAS.com–Kisah perjalanan hidup seorang gadis pemulung asal Bali bernama Ni Wayan Mertayani (16) yang menjuarai lomba foto internasional dari Museum Anne Frank, Belanda, dibukukan.

Pande Komang Suryanita, penulis buku berjudul “Potret Terindah dari Bali” itu saat dihubungi di Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali, Rabu, mengatakan buku itu diterbitkan Kaifa (grup Penerbit Mizan) pada awal Februari ini.

Materi buku mengungkapkan sisi kehidupan gadis yang biasa dipanggil dengan Ni Wayan atau Sepi itu. Baca selanjutnya…

Fantasi Seks Wanita dan Artinya

Februari 16, 2011 Tinggalkan komentar

Fantasi seks tak hanya dilakukan kaum Adam. Bagi kalangan perempuan, masih banyak yang berpendapat bahwa fantasi seks itu tidak normal. Fantasi seks bukan suatu yang berbahaya dan harus ditakuti. Fantasi seks itu sebenarnya menggambarkan tentang Anda.

“Pasien saya sering bertanya apakah fantasi seksual adalah normal. Iya betul! Inilah yang paling umum mengatakan siapa Anda,” kata Ginekolog Hilda Hutcherson dari Columbia University’s College of Physicians dan Surgeons seperti dikutip dari “Redbook” Magazine, Ahad (6/2). Baca selanjutnya…